MASIH HANGAT :
Home » » maling ayam di hajar pake batu hingga tewas

maling ayam di hajar pake batu hingga tewas

Penulis : ANEKA CRIMINAL on Kamis, 20 September 2012 | 10.37

  criminal news MSeorang pria yang diduga maling ayam dihakimi massa usai beraksi di Dusun IV Mulia, Desa Padang Tualang, Kecamatan Padang Tualang, Langkat, Senin (14/5) sekitar pukul 03.00 WIB.

Mahyuddin alias Keleng (50) tewas dalam perjalanan ke rumah sakit di Me­dan setelah sebelumnya sempat dirawat di RSU Tanjungpura.


Informasi  diperoleh, pelaku yang ber­hasil mencuri ayam hingga dua ka­rung penuh milik warga di sana bergegas pulang untuk menjual hasil curiannya. Namun nahas, warga yang sudah lama curiga ramai-ramai mengintip ak­si korban dari kejauhan.


Setelah melihat langsung dengan mata kepala sendiri, warga langsung mengejar pelaku yang saat itu berjalan kalu membawa dua karung berisi ayam curian. Melihat kedatangan warga, pe­la­­ku langsung pontang panting me­la­ri­kan diri ke arah semak-semak. Meski warga  sempat kehilangan jejak, pelaku akhirnya ditemukan bersembunyi di dalam sumur yang tidak terlalu dalam.


Tanpa ampun, pelaku ditarik paksa dari dalam sumur. Namun saat hendak diinterogasi, pelaku berusaha kabur. Apes, masih dalam hitungan langka,  pelaku berhasil ditangkap dan dihajar puluhan warga yang terlanjur emosi.  


Mendengar pelaku jadi bulan-bulanan warga, Ijal (35) adik pelaku yang sedang berjualan sayur di pasar langsung datang ke lokasi kejadian. Sempat terjadi adu mulut antara warga  dengan Ijal yang hendak membawa pela­ku ke rumah sakit. Pasalnya, warga  tetap bersikeras melarang pelaku  dibawa sebelum aparat kepolisian datang.


Saat petugas  Polsek Padang Tua­lang tiba di lokasi, pelaku  dibawa ke RSU Tanjungpura untuk mendapat perawatan medis. "Aku taunya dari salah seorang warga yang tinggal di sana. Di­bilangnya abangku dihajar sama massa karena ketauan nyuri ayam. Makanya aku langsung bergegas menuju ke sana," ujar Ijal.
Dalam keadaan kritis, pelaku mendapat perawatan secara intensif di RSU Tanjungpura. Namun karena  yang dialami cukup parah, pelaku akhirnya dirujuk ke RSU Adam Malik Medan. Da­lam perjalanan ke rumah sakit peme­rin­tah itu, pelaku menghembuskan na­fas terkahirnya.


"Korban mengalami luka robek di kepala bagian atasnya dan luka memar di kepala bagian belakang. Kedua kaki­nya juga patah seperti terkena pukulan benda keras. Pelaku juga mengalami pendarahan hebat di kepalanya," kata salah seorang petugas medis di RSU Tanjungpura.


Sekadar diketahui,  tidak lama lagi pelaku yang sehari-hari berprofesi se­ba­gai tukang parkir hendak menikah­kan anaknya yang paling besar. Sejak pisah dengan istrinya, pelaku kembali pulang  ke rumah orang tuanya dan ting­gal menetap di sana bersama sau­dara­nya yang lain.


"Kami taunya jam 6 pagi, kalau abang saya itu sudah dirawat di rumah sakit, nggak lama setelah itu nyawanya sudah tidak tertolong saat dalam perjalanan ke rumah sakit di Medan," ujar Bahar, adik pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Padang Tualang Iptu Pol Firman saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Kita masih menyelidiki kasus tersebut.  Beberapa warga sudah dipanggil untuk dimintai keterangan," ujar  Firman.
Share this article :
 
Copyright © 2014. aneka CRIMINAL | info kriminal 2014 . All Rights Reserved.
Design Template by 990 | Support by creating website | Powered by Blogger